Pengemis Anak di Lampu merah Manahan

 

Waktu itu, saya baru aja pulang ngebantuin
ayahku di Toko, saya pulang ke rumah lewat jalan adi sucipto Manahan dengan
motor. Saat di lampu merah perempatan Pom bensin Manahan, aku berhenti karena
memang lampu merah. Begitu berhenti aku
didatangi, sesosok bocah kecil dengan tangan tengadah mencolek paha ku, supaya
aku memberinya uang.

Aku ambil selembar ribuan dari kantong
dan kuberikan ke bocah tersebut. Sejenak kulihat bocah kecil itu, ehm…. Dari
tampangnya sepertinya dia tidak miskin-miskin amat, terlihat dari bajunya yang
tampak masih bagus, Bocah itu kira-kira berumur 7 tahunan, berpotongan rambut
pendek. waktu itu dia memakai kemeja kotak-kotak
biru dan celana jeans, dari seberang jalan tampak ada orang dewasa yang duduk
di depan gedung warastratama menunggu bocah kecil itu, sepertinya dia orang
tuanya atau preman yang menunggu setoran dari bocah tersebut, apalagi jika
sudah mendapatkan uang si bocah berjalan menghampiri orang dewasa itu. Bagiku,
aku nggak habis pikir…, kok ada ya orang tua yang tega menyuruh anaknya untuk
bekerja apalagi bekerja sebagai pengemis alias peminta-minta. Terlepas dari
bahaya ketika dia dijalan raya secara jalan adisucipto lalulintasnya sangat
ramai. Lagipula apa orang tuanya nggak malu ya ??? makan dari hasil ngemis
anaknya ??

So, buat Sahabat-sahabat yangi lewat
jalan adi sucipto dari arah timur (Manahan) kalo ada anak kecil yang mendatangi
dengan mengadah tangan, biasanya yang di datangi adalah para pengendara roda 2. Jika ingin berderma,
tolong jangan berikan uang, tapi berikan saja roti atau apa sajalah yang jelas
bukan uang.
Ini agar perilaku itu tidak menjadi habit (kebiasaan)
bagi bocah itu hingga nanti terbawa ketika dewasa, sehingga menjadikan
meminta-minta sebagai profesinya.

No comment »

Muslimahku….

Muslimah  wanita mulia perhiasan surga

Hadir dengan wewangian aroma cinta

Tegarkan diri yang lelah….

Tenangkan hati yang amarah….

Muslimah, Wanita mulia Perhiasan surga

Yang bagaikan bunga

Menebarkan harum……

Membagi cinta kasih & sayang

Duhai Muslimahku…….

Keindahanmu yang terpacar dari akhlaq

Sucimu terlihat dari kain putih jilbab membalutmu

Sungguh Anugerah Allah…..

Terindah bagi HambanNya

Duhai Muslimahku……

Kutahu diriku memang tak sempurna

Akhlaq yang kurang shalih…..

Ibadah yang kurang shahih

Sungguh  kurasa tak mungkin

Diri berharap kau hadir disini

Tuk temani jiwaku yang sendiri….

Muslimahku……..

Aku tahu aku mungkin bukanlah yang terbaik

Terbaik bagimu…

Terbaik untuk menemanimu…

Menemani arungi samudra hidup bersamamu

Muslimahku…..

Tapi izinkanlah aku….

Izinkan aku melakukan yang terbaik

Menjadi yang terbaik

Agar diri ini layak menemanimu….dinda

Muslimahku…..

Jodoh, hidup, mati

Hanya Allah yang tahu….

Tapi bolehlah aku  berharap kau jadi pendampingku

Memang ku tahu

Aku belum jadi yang terbaik…..

Tapi berilah waktu agar aku bisa jadi yang terbaik…….

Muslimahku……

Kalau memang hingga batas waktu

Aku belum bisa jadi yang terbaik untukmu

Aku ikhlas….

Aku ridho…..

Agar kau bersanding dan mendapatkan pendamping muslim yang shaleh, yang lebih baik dari padaku…….

Comments (1) »

Untuk Calon Istriku


Assalammu’alaikum Wr… Wb…

Apa kabar calon istriku? Hope u well and do take care…
Allah selalu bersama kita

Ukhtiku…
Masihkah menungguku…?

Hm… menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu…
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang ‘istimewa’
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat

Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu,
atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari ‘dunia lain’ masuk ke jiwa

Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, jenderal!
Ups, itu judul tulisanku beberapa waktu lalu

Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak

Karenanya wahai bidadari dunia…
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini ’sarang tikus’
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri

Ukhtiku…
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,
betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada ‘kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu

Ukhtiku…
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah…saat itu pasti ‘kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa

Wahai perhiasan terindah…
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau lelah menunggu. Apalagi hanya demi sebuah pernikahan. Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.

Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup
Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah di shalat malammu
Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh…itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci
Dan kau terpilih menjadi Ainul Mardhiyah di jannah-Nya

Ukhtiku…
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang,
merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita

Ukhtiku…
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah ‘kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana…
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu
Bila waktu itu telah tiba,
kenakanlah mahkota itu,
kenakanlah gaun indah itu…
Masih banyak yang harus kucari, ‘tuk bahagiakan hidup kita nanti…

Ukhtiku…
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera,
kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang,
mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang…

Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat
Dan mendo’akanmu agar kau selalu sehat, bahagia,
dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau ‘kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini
Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau ‘tuk dikagumi
Akulah orang yang ‘kan selalu mengagumi, mengawasi, menjaga dan mencintaimu

Ukhtiku…
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku ‘kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup

Bila kau jadi istriku kelak,
jangan pernah berhenti memilikiku
dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau ‘kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di sini
Meski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia…
‘kan kukejar sang Ainul Mardhiyah yang menanti di surga

Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat,
aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku,
pelarian perasaanku
dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti…
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup

Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini,
untuk dirimu yang selalu mempesona
Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan bagimu
Semoga…

Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki
……

(Dewi Khayalan - Daun Band)

Ya Allah…
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku

Ya Allah…
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin…

Wassalamu’alaikum Wr… Wb…

Penuh Cinta Selalu Untuk Selamanya, Fillah…

source : dudung.net

Comments (2) »

Ketemu Temen waktu SD

Jumat 2 Februari 2007

waktu itu, aku lagi ke tempat rental VCD deket kampus, buat mulangin VCD yang kemarin ku pinjam….

kuparkir shogun merahku didepan toko, terus aku buka pintu & masuk ke rental VCD, pas itu aku papasam ama cewek… kayaknya dia kenal ma aku… terus dia nyapa aku… " kamu…dhian ya???" ( Dhian itu panggilanku kalo dirumah & waktu SD), " Iya….!!!" jawabku…..

Bla-bla…….setelah itu aku baru tahu, ternyata dia tuch Niken… temenku waktu di SD 15 dulu, wah udah lama ya…. ga’ ketemu… hampir aja lupa…. maklum udah hampir 6 tahun ga’ ketemu……

by the way… kami ngobrol, "eh kamu tambah tinggi lho !!!" katanya ( wah,…subhanallah…ada yang bilang aku tinggi, terakhir yang bilang kalo aku tinggi itu murid ngajiku di TPA umurnya 6 th, terus di kampus ada akhwat yang bilang aku tinggi, ternyata dia lupa pake kacamata minusnya dan yang dia liat tinggi itu satpam yang berdiri disebelahku…..) afwan bercanda…….

"kamu sekarang dimana ???" tanyanya

"aku di Psikologi UMS, lha kamu ????"

"aku di kedokteran UNS"

akhirnya, aku tukeran nomer HP, wah… ga’ nyangka bisa ketemu temen lama…., oya….. dulu pernah juga aku ketemu temen SD waktu aku lagi dolan-dolan ke Jogja pas lagi sholat di Masjid UGM,aku ketemu sama satriyo temenku waktu SD 15, trus aku tukeran nomer HP.

buat temen-temen ku SD, SMP,SMU, aku kangen nich….

No comment »

Nasyid Hidayatullah cari Vokalis Baru !!!!

Nasyid Hidayatullah cari Vokalis Baru !!!!

grup nasyid asal wonogiri,Hidayatullah
cari vokalis baru untuk bersama-sama
berdakwah lewat nasyid….
syaratnya : domisili di Solo

bagi sahabat yang berminat bisa
menguhubungi akhi Udin ( 0888 2955
922 )

No comment »

Profil tim nasyid IQ

Pada tahun 2004,  5 orang ikhwan semuanya aktivis JMF UMS, ngumpul bareng mereka  berencana membuat sebuah kelompok nasyid. Mereka sepakat memberikan nama Islahul Qolby ( IQ), genree nasheed yang dipilih kala itu adalah accapella,  Ternyata setelah berjalan beberapa lama,  karena dirasa kurang harmonis dengan accapella, Ardhi mengusulkan untuk merubah format musicnya menjadi accoustic dengan menambah instrument Guitar dan Percussion. Pada saat ini personil bertambah lagi oleh mas purwanto sebagai Guitarist dan Mas Adam Percussionist. Formasi saat itu ada Ardhi ( Vocal), Zulkarnaen ( vocal), Agus (vocal), Fatkhuroji ( Maraccas) , Purwanto (guitar) dan Adam ( Perkusi).

Waktu terus berjalan, pergantian personil terjadi, bahkan ini adalah revolusi besar di tubuh IQ, dikarenakan adanya kesibukan personil yang sebagian besar menjadi aktivis kampus, maka formasi baru IQ saat ini:38511263745560m

1. Ardhi ( Vocalist) & Manager

2.Satriawan( Vocalist & drum)

3. Fathoni ( Vocalist)

4. M Adi Nugroho ( Guitar 1)

5. Agus ( Guitar 2 )

6. Hartanto ( Bass Guitar )29724057727545l

7. Anang  ( Violin)

8. Fajar ( Keyboardist)

Inilah formasi baru IQ, yang insya 4JJI tidak akan berubah.  dan alhamdulillah saat ini  IQ, telah berkarya dengan sebuah nasyid  ciptaan sendiri dengan irama  balads ( Lihatlah…. Cipt. Ardhi IQ ),  Nasyid bergaya Romantic Nasheed ( Cintaku   cipt. Ardhi IQ), dan beberapa nasyid lawas seperti shalawat badar yang telah diarransemen ulang dengan style musiknya IQ nasheed.

No comment »

Gathering With IQ nasheed

7 november 2006

Manajemen Tim IQ, mengadakan Halal-bihalal dan 1st Gathering With IQ nasheed, pada kesempatan ini, IQ mengundang sahabat IQ untuk ngumpul dan makan-makan serta ngobrol bareng munsyid IQ dan manajemennya.

Untuk edisi perdana, IQ hanya mengundang beberapa sahabat yang pernah berjasa membantu membesarkan nama IQ, antara lain : Mas Indrawan ( Founders Nadi Nasyid Surakarta & Manager Grup nasyid ZUKHRUF), Mas Argo BEDUG ( yang sering jadi additional player bagi IQ, ketika pentas)

Insya Allah, untuk Gathering berikutnya kita akan mengundang sahabat fans dari IQ. Tungguin ya !!!!

No comment »

IQ nasheed di acara temu kader dan simpatisan PKS solo

minggu 5 november 2006

Tim IQ dapat undangan pentas untuk ngisi nasyid di acara temu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera DPD Surakarta. Pada pentas kali ini, IQ tampil tidak bisa full team karena masih ada pernonil yang masih mudik, jadi kali ini IQ dibantu oleh mas Arif "Q-Voice" sebagai guitarist karena Mas Adi "IQ" dan Mas Agus "IQ" masih di rumah. Formasi IQ saat itu : Ardhi ( Vocal), Satriawan ( vocal), anang ( violin), Arif Q-Voice ( guitar 1), Hartanto (guitar 2).

IQ tampil dengan 6 buah nasheed yang dibawakan secara akustik, yaitu : Alhamdulillah (OpicK), Kasih Putih, Sahabat Perjuangan, SurgaMu, Andai Ku Tahu, Shalawat, dan Tombo Ati, serta kolaborasi dengan Pak Agus KAPAS yang membacakan puisi dengan diriingi biola oleh Mas Anang IQ.

Pada acara ini, diadakan sarasehan dengan Ustadz Muinudinillah Basri ( dewan Syariah PKS) dan Ustadz Wahid Ahmadi. Acara tambah seru dengan MC yang ngocol abis serta jokes-jokes dari mas Ardhi IQ, juga pak ketua DPD PKS Solo yang ikutan nyanyi lagu SurgaMu

Comments (1) »

Lebaran Kali Ini……

Alhamdulillah….30958317548528l_1

puasa ramadhan telah kita lalui dengan sukses sekarang saatnya bergembira sambut lebaran….

Lebaran kali ini, adalah lebaran yang terasa berbeda bagiku…. karena tahun ini lebaran ada 2, aku ikut yang tanggal 23 oktober 2006. bukan karena aku partisan atau fanatik ama muhamadiyah tapi aku cari yang cepet aja……, lagi pula sholat id di solo banyaknya tanggal 23, jadi ijtihad ku lebih baik ikut tanggal 23 aja……

tanggal 22 malam, aku diajak mas argo & temen temen dari nasyid KALIMASADA Institut Seni Indonesia, untuk nyanyi dalam acara ngabuburit bareng indosat, Aku tampil bareng ama adib & tsani dari Q-Voice, sementara yang ngiringi musiknya adalah mas argo dan temen-temen ISI solo, lumayan sich…. tapi agak telat dikit aku datengnya karena STNK motorku gak tau dimana ( tapi akhirnya ketemu juga sich….) yah.. untungnya belum telat dech….

besoknya, aku sholat Id di depan kantor DPRD Solo, waktu itu ada kejadian lucu…. imamnya salah, waktu rakaat kedua harusnya kan takbir dulu 5 kali, eh ini baru 1 kali langsung alfatihah….. untung jamaahnya pada ingetin jadi gak kebablasen…., trus waktu khotbah, khotibnya juga lucu… dia pinter banget bikin jokes-jokes sehingga jamaah gak pada ngantuk…..

abis sholat Id…. aku pulang kerumah, dirumah nggak ngapa-ngapain karena rame-ramenya baru besok tanggal 24 dirumah (almh) nenek di Sukoharjo. Wah…. sepi banget dech…. mau maem ya cuman ada mie rebus doang soalnya, Mama ku lagi belanja buat besok… jadi maem besarnya di tunda sampe besok….( sabar …sabar…), akhirnya aku cuma di kamar sambil dengerin kaset Album Religinya Ungu yang SyurgaMu…..

Besoknya, silaturahmi… ke rumah budhe… dan nyekar ke makam alm. nenek dan kakekku…. abis itu maem di rumah almh. nenek, tapi pas disana budheku yang jaga rumah nenek ku sakit…. so, acara sungkem-sungkem ga’ ada , wah sepi banget…. karena cuma salaman biasa aja…

yang lebih parah lagi…. THR atao Angpao alias salam tempel yang kuterima kok jasdi sedikit ya ???? padahal harusnya kalo tambah gede uang juga tambah banyak…. he….3000x

No comment »

Reportase Pentas Ramadhan IQ nasheed

alhamdulillah selama bulan ramadhan kemarin IQ nasheed dapat beberapa job pentas, yaitu :

9 oktober 2006 ( Pelepasan Mahasiswa PPL UMS  di SMP Muh 1 Surakarta)

IQ  tampil untuk mengisi acara pelepasan mahasiswa UMS yang udah selesai tugas PPL nya di SMP Muh 1 Ska. Formasi Ardhi ( Vocal), Fathoni (Vocal), Agus (Guitar 1), Adi ( Guitar 2), Hartanto ( Guitar Bass), Argo ZUKHRUF (Perkusi). Membawakan 3 buah nasyid dengan arranggemen pop akustik : Kasih Putih, Suci Sekeping Hati, dan Akhirnya…..

Acara selanjutnya adalah ramah tamah dan buka puasa bersama…. ternyata  guru-guru disana  friendly dan humoris juga lho !!!!

15 Oktober 2006 ( diskusi remaja islam di Masjid Al-Huda, ngruki)

Hari itu…. IQ diundang selain untuk ngisi nasyid juga didaulat untuk sharing   tentang banyak hal yang berhubungan dengan islam… pemuda dan  puasa…

IQ tampil dengan 2 nasyid  yaitu kasih putih dan akhirnya…, sebenarnya kita mau bawain 1 lagu lagi lagunya ungu yang judulnya SyurgaMu tapi waktunya dah  adzan magrib.

23 oktober 2006 ( ngabuburit bareng Indosat)

kalo yang ini bukan pentasnya IQ, tapi pentas kolaborasi….. dalam rangka malem takbiran….

kali ini yang tampil adalah nasyid KALIMASADA ( institut Seni Indonesia Solo)  tim ini adalah tim kolaborasi dengan formasi : Adib "Q-Voice" ( Vocal 1), Ardhi "IQ" (vocal 2), Tsani "Q-Voice" ( vocal 3), Argo "Bedug" ( Accoustic Guitar), Fajar " Kalimasada" (Keyboard), Wawan" Zukhruf" (Bass), Alvin "Q-Voice" ( Perkusi). membawakan lagu-lagu bernuansa religius  seperti Kasih putih, Insyaf, Remaja Peduli ( Regae Version ) serta ditambahi jokes-jokes lucu dari Ardhi "IQ".

Setelah itu disusul penampilan grub band religius "AN-NAHL" (ISI solo)  kemudian musik humor PECAS NDAHE, juga ada MC PROLIMAN API TPI.

No comment »